Menuntut di Akhirat atau Memaafkan? (Edisi HBH 2025)
Bismillahirrahmanirrahim Allahumma sholli wasallim 'alaa sayyidinaa Muhammad, wa 'alaa aalihi wa shohbih. Dapat pemahaman baru ketika hadir majelis Halal bi Halal dengan Ustadzah Atika Al Madihij di Demak, 20-4-25. Salah satu pembahasan Beliau yaitu "jangan ada kalimat 'saya tuntut kamu di akhirat nanti'" Kenapa? Lha emang yakin kita bakalan masuk surga? Kalaupun kita nanti masuk surga, kita tuh pengennya masuk surga dengan lempeng, cepet, nggak lama-lama.. Makanya jangan nyari-nyari 'urusan' (tuntut-menuntut) di akhirat.. Ngga papa ada yang dzolim di dunia, disakiti di dunia.. karna itu cara Allah untuk mendidik hati kita.. ____ Oh iya, ada tambahan kisah yang disampaikan Ustadzah Niina AlMunawwar yang relate banget menurut eln (maaf kalau entri blog kali ini agak panjang) 🥺🙏 Dikisahkan, sekali waktu, Baginda Nabi Muhammad Saw. tiba-tiba tersenyum. Para sahabat tau kalau Nabi pasti habis dapat 'kabar baik', kemudian sahabat minta u...