Kiat Meraih Nafsul Muthmainnah
Bismillahirrahmanirrahim
Allahumma sholli wasallim 'alaa sayyidinaa Muhammadin, wa 'alaa aalihi wa shohbih..
Orang se-sukses apapun kalau meninggal nggak husnul khatimah, maka ia bukan orang sukses..
Sebagaimana ayat Al Qur'an, yang akan masuk ke dalam surga ialah pemilik nafsul muthmainnah.
Kali ini Ustadzah Niina AlMunawwar sebutkan 3 tips untuk mendapatkan nafsul muthmainnah:
1. Ikhla'ul buthn (mengosongkan perut)
- artinya: belajar puasa/ membiasakan diri untuk berpuasa
- Misalnya: puasa 6 hari di bulan Syawal
- Ibaratnya, kalau anak kita yang lagi pakai baju putih main air, main tanah lumpur, maka nyuci bajunya musti berkali-kali biar bersih, begitu pula puasa, nggak bisa mendapatkan hati yang bersih jika hanya dengan puasa sekali duakali.
- Jadi ketika seseorang 'belajar' puasa, niatkan untuk taat pada perintah Allah + agar dibantu mendapatkan bersihnya hati..
- Hati yang bersih itu gimana?
- 1) yang kalau hatinya lagi pegel, ia nggak mudah marah
- 2) yang kalau lagi diomongin, nggak bales ngomongin
- 3) yang kalau dianggap buruk, nggak pengen ngasih klarifikasi.
- Ketahuilah bahwa kita itu nggak akan pernah dihukum atas dosanya orang lain, tapi kita akan dihukum atas dosa kita sendiri
- Ahsin! Ahsin! Jadilah kita orang yang baik di mata Allah
- ((orang kalau perutnya kenyang, maka anggota tubuhnya akan 'laper'....))
- misal:
- mulut laper: kalau diem tuh ngga enak, apa aja pengen diomongin.
- mata laper: apa aja tuh pengennya ditonton
- ((.....dan kalau orang perutnya laper, maka anggota tubuhnya dalam keadaan kenyang))
- Contoh: mulut kenyang: ada orang ngomongin, terserahh. Dst
- ((اَلْمِعْدَةْ بَيْتُ الدَّاءْ)) ((pencernaan itu rumahnya penyakit))
- ((صُوْمُوا تَصِحُّوا)) ((berpuasalah, maka engkau akan sehat))
- Jika bisa: puasa Senin Kamis
- Tapi minimalnya untuk latihan puasa: ayyamul bidh (setiap tanggal 13, 14, 15 di bulan Hijriyah)
2. Qiroatul Qur'an (membaca al Qur'an)
- Alhamdulillah hadirnya Ramadhan memberi kemudahan kita untuk bisa lebih banyak berinteraksi dengan al Qur'an, di Ramadhan kita bisa khatam berkali-kali. Ini merupakan salah satu keberkahan Ramadhan, tapi harapannya, nggak hanya itu, di luar Ramadhan kita tetap tidak meninggalkan bacaan al Qur'an.
- seminimalnya baca al Qur'an disebutkan oleh Nabi Muhammad saw.: 10 ayat. Maka jangan ditawar lagi..
- ((Kalau dalam 1 hari 1 malam seseorang bisa membaca 10 ayat al Qur'an, ia tidak akan tercatat sebagai orang yang lalai))
- karena yang akan menjadi pemberi syafaat adalah al Qur'an
- Orang yang membaca al Qur'an, hakikatnya Allah sedang berbicara dengan dirinya; dan orang yang masuk ke dalam sholat, hakikatnya ia sedang berbicara dengan Allah
3. Berupaya untuk qiyamullail (bangun, berbuat baik di waktu malam)
- Melaksanakan sholat terbaik di antara sholat-sholat sunnah, yaitu sholat witir
- Nabi Muhammad Saw. itu senantiasa mengerjakan sholat witir
- ((orang yang tidak mengerjakan sholat witir, maka ia bukan golongan kami))
- Niatkan: agar kelak di hari kiamat dapat masuk ke kelompoknya Nabi Muhammad
- Jika sedang dalam kondisi haid: baca istighfar, sholawat, atau bacaan dzikir lainnya
Wallahu a'lam.
Kurang lebih seperti itu penjelasannya.
Khotmil Qur'an Menoreh
23-3-25
Komentar
Posting Komentar