Berniat di Bulan Ramadhan

Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahi Rabbil 'alamin.
Allahumma shalli wasallim 'ala sayyidina Muhammad, wa 'ala aalih washohbih.

Kali ini, eln mau share pembahasan dari Ustadzah Niina Al Munawwar.
Maaf kalau sesi ini terlalu panjang 😅🙏🏼 tapi maksudnya, ini sesuatu yang keren banget menurut eln, makanya eln pengennn banget share ke temen-temen..
Di bulan Ramadhan ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak list niat-niat baik kita, dan saat ini kita masih punya waktu yang sudah mepet, karena bulan Ramadhan sudah mau berakhir.. 

Mumpung kita sekarang masih berada di bulan Ramadhan, yang mana kalau kita melakukan kebaikan, pahalanya ngga cuma dihitung 1 aja, tapi bisa berkali-kali lipat, bahkan disebutin kan,
- amalan wajib terhitung 70x pahala wajib,
- amalan sunnah terhitung pahala wajib.

Dan beberapa hari kedepan, fadhilah ini ngga lagi kita dapetin.. Semuanya bakalan balik seperti semula (nggak dilipatgandakan ajr/ pahalanya)..

Nah, maka.. Pesan Ustadzah, banyakin list niat kita mulai sekarang, mulai di bulan Ramadhan ini.
Berkata Imam Junaid dalam sebuah maqolah:
مَنْ فَتَحَ عَلَى نَفْسِهِ بَابَ نِيَّةٌ صَالِحَةْ, فَتَحَ اللَّهُ لَهُ سَبْعِيْنَ بَابًا مِنْ أَبْوَابِ التَّوْفِيْقْ
Barangsiapa berniat dengan 1 niat shalih, maka Allah akan bukakan baginya 70 pintu taufiq.
(او كما قال)

Nah, apalagi kalo kita niatnya di Bulan Ramadhan kan...
Dan kalau bisa, tips dari Ustadzah, niatnya pun di 'pretelin' satu-satu/ dijelasin secara detail.. Jangan hanya niat secara global/terlalu umum.. Biar kita dapatnya pun lebih banyak..
Misal:
- niat memperbanyak sholat sunnah ❌ (ini cuma terhitung 1 niat aja)..

Tapi niatin:
- sholat dhuha 12 rakaat tiap hari,
- sholat witir 11 rakaat tiap malam,
- istiqomah sholat tasbih tiap malam Jumat (minimal)
- sholat awwabin 6 rakaat tiap malam, dst..

Dan niatin juga dengan kata "tiap hari" atau "tiap tahun", dll., kasih target juga,
Misal:
- puasa ayyamul bidh tiap bulan
- puasa senin kamis tiap pekan
- puasa arofah tiap tahun
- baca Qur'an minimal 1 juz tiap hari
- baca sholawat 500x tiap hari
Dll..

Nah, kalo kita udah niat, insyaAllah ada aja cara Allah mudahin buat kita ngamalin..
(Kurang lebih begitu penjelasan Ustadzah.. Allahu a'lam)

Kemudian, kami berkesempatan tanya juga,,
"Ustadzah, apakah niat itu sama kayak nazar? Lha kalau kita niat dengan sesuatu yang besar (seperti contoh-contoh tadi), terus ternyata kita belum bisa mengamalkan, apakah kita terhitung dosa? Apakah dengan niat, artinya kita harus ngelakuin apa yang udah kita tulis?"

Jawaban Ustadzah, kurang lebih seperti ini:
"Enggak.. Kalaupun kita nggak ngelakuin, tapi kita udah dapat (ajr) dari niatan kita. Itu bukan terhitung nazar/wajib kita lakuin. Karena nazar itu harus ada ucapan 'saya nazar mau ngelakuin...', nah kalau kita nazar dan nggak dilakuin, ini baru ndak boleh..

Sebenernya, niat itu cuma buat bedain ajr/pahala yang kita dapet aja.. Misalnya saat kita hadir majelis ilmu. Orang yang hadirnya 'bawa' niat, dan orang yang hadir cuma sekadar hadir itu ganjarannya beda.. Yang bawa niat tentu bakalan bisa dapetin lebih daripada yang nggak niat sama sekali.. Meskipun kita hadir majelis tanpa niat aja tetep bakal dapat pahala, tapi pahalanya akan berbeda dengan orang yang datangnya pake niat"
Allahu a'lam..

Eln juga sempat bertanya ke Ustadzah karena eln pernah denger satu kisah..
Ada orang yang melihat satu gunungan pasir.. Lalu orang tersebut berniat,
"ya Allah.. Kalo saya punya uang segunungan pasir ini, saya mau sedekahin semuanya"

Terus, yang eln bingungin, kalau misalnya dia ditakdirin beneran punya uang segunungan pasir itu, apakah artinya dia wajib nyedekahin semua (seperti yang udah dia niatin?) 😅😅

Jawaban Ustadzah kurang lebih:
"Nggak harus.. Kecuali kalau sebelumnya, dia nazar mau sedekahin semuanya jika dia punya uang segunungan pasir.."
Jadi ternyata, 'niat' itu beda sama 'nazar', teman-teman.. Alhamdulillah, akhirnya pertanyaan eln selama ini terjawab sudah.. 😁

Kemarin, kami ditanya oleh Ustadzah satu persatu secara bergantian, "apa niat yang pengen kami niatin setahun kedepan,," nah, barangkali temen-teman bisa mencontoh juga..
Diantara niat-niat yang kemarin kami sebutkan:
1. sedekah subuh setiap hari
2. nggak meninggalkan sholat fardhu berjamaah setiap hari
3. memperbagus & memperbaiki selalu niat-niat
4. menghafal hadits dan mengamalkan
5. menghafal al Quran
6. menggapai keridhoan Allah
7. menuntut ilmu
8. menghidupkan malam dengan ibadah
9. membaca wirid/adzkar di khulasoh
10. membaca wirid setiap ba'da sholat
11. istiqomah puasa senin kamis tiap pekan
12. puasa daud
13. puasa ayyamul bidh setiap bulan
14. puasa 1-10 Dzulhijjah tiap tahun
15. puasa 1-10 Rejeb tiap tahun
16. puasa arofah tiap tahun
17. puasa tarwiyah tiap tahun
18. puasa 6 hari bulan Syawal tiap tahun
19. memiliki hati yg selamat
20. nggak menyakiti hati setiap muslim
21. nggak mendzolimi setiap orang
22. silaturahmi setiap hari
23. sedekah kepada setiap orang yg membutuhkan
24. niat baca Qur'an setiap hari minimal 1 juz, minimal 2 juz
25. baca burdah setiap hari
26. khotm Qur'an tiap 1 bulan 1x
27. membahagiakan orang tua setiap saat
28. sedekah dengan sesuatu yang terbaik setiap hari
29. hadir setiap majelis ilmu di awal waktu
30. selalu menggembirakan hati Nabi
31. menekan dan mengendalikan hawa nafsu
32. menghadiri setiap perkumpulan kebaikan
33. melakukan setiap kebaikan
34. khidmah pada Rasulullah setiap saat
35. khidmah pada ummat Rasulullah
36. kelak wafat husnul khotimah
37. ziaroh Hadhramaut tiap tahun
38. ziaroh Makkah Madinah tiap tahun
39. haji dan umroh tiap tahun
40. berbakti pada suami setiap saat
41. niat tidak lagi melakukan maksiat
42. meninggalkan ghibah
43. meninggalkan su'dzon
44. menjaga lisan
45. hadir majelis setiap hari
46. mengikuti sayyidah Fathimah ra.
47. mengikuti sayyidah Khadijah ra.
48. husnudzon pada setiap hamba Allah
49. jaga adab setiap waktu
50. istiqomah sholat rawatib minimal 12 rakaat setiap hari
Disebutkan oleh Ustadzah dalam sebuah hadits, ((Barangsiapa mengerjakan 12 rakaat sholat sunnah rawatib, maka Allah akan membangunkan baginya istana di surga)).
51. sholat tasbih 4 rakaat minimal di setiap malam Jumat
52. murah senyum kepada siapapun
53. menolong orang lain hingga tuntas
54. selalu menjaga wudhu
55. sedekah setiap hari
56. setiap langkah untuk dakwah ilallah
57. berbagi ilmu kepada siapapun
58. selalu menjawab adzan setiap hari
59. selalu membiasakan diri mendoakan orang lain
60. menutup aurot setiap keluar rumah/ada yang bukan mahrom
61. selalu siap untuk sholat sebelum adzan
62. tidak tertinggal takbiratul ihram bersama imam di setiap sholat fardhu setiap hari
63. selalu sabar menghadapi anak
64. selalu menghidupkan waktu 1/3 malam dengan ketaatan setiap hari
65. selalu meningkatkan taqwa
66. menghidupkan waktu ba'da subuh-isyroq setiap hari
67. sholat isyroq setiap hari
68. sholat dhuha setiap hari 12 rakaat
69. sholat witir setiap hari 11 rakaat
70. tidak meninggalkan bacaan surat sholat witir dari Habib Ali setiap malam.
FYI: Kami pernah dijelaskan oleh Ustadzah Niina, satu amalan dari Habib Ali al Habsyi, yang mana Beliau (Habib Ali) mendapat amalan dari gurunya, yaitu Habib Abu Bakar bin Abdullah Al Atthas, dan Beliau (Habib Abu Bakar) dapat amalan dari gurunya, yaitu Habib Hasan bin Sholeh al Bahr al Jufri. Disebutkan bahwa, kalau kita ingin mengerjakan sholat witir dan ingin menyempurnakan sampai 11 rakaat, maka dianjurkan:
- di 2 rakaat  yang pertama, rakaat 1 baca al Zalzalah sebanyak 2x (karena Al Zalzalah itu setara dengan 1/2 nya Qur'an), rakaat 2 baca At Takatsur sebanyak 6x (karena At Takatsur 1x sama nilainya dengan baca 1000 ayat Al Qur'an, dan jumlah seluruh ayat Al Qur'an itu 6666 ayat)
- 6 rakaat di tengahnya, setiap rakaat membaca ayat kursi dan 3x al Ikhlas (karena Al Ikhlas 1x setara 1/3 Al Qur'an)
- 3 rakaat yang terakhir, rakaat ke 9 baca Al A'la (sabbihisma Robbikal a'la), rakaat ke 10 baca Al Kafirun, rakaat ke 11 baca al Ikhlas 1x, al Falaq 1x, an Nas 1x.
71. niat hadir haul Habib Ali Habsyi tiap tahun
72. hadir haul Habib Soleh Tanggul tiap tahun
73. hadir haul Syekh Abu Bakar bin Salim tiap tahun
74. tiap hari sholat qobliyah subuh dengan baca: rakaat 1. Al Insyiroh dan rakaat 2. Al Fil
75. tiap sholat subuh hari Jumat selalu baca: rakaat 1. as Sajdah dan rakaat 2. al Insan (karena Nabi Muhammad tidak pernah meninggalkan 2 bacaan itu di setiap sholat subuh di hari Jumat)
76. tiap hari baca sholawat dan salam ke Nabi minimal 500x
77. baca kitab aslafunas shalih tiap hari minimal 15 menit atau 5 halaman
Ustadzah menyebutkan, "membaca kitab aslafunas shalihun itu sangat manjur untuk melembutkan hati", baik itu dari kitab Imam Haddad, Habib Ali Habsyi, Imam Ghazali, dll. Bahkan, putri al Habib Umar bin Hafidz ketika ada satu orang bertanya, "Ustadzah, kami ingin memiliki irtibath/ ikatan yang kuat dengan Habib Umar, kita nggak bisa talaqqi/ belajar langsung dengan Habib Umar seperti orang-orang laki, lalu bagaimana caranya kita bisa punya irtibath dengan Habib Umar?", kemudian Beliau menjawab, "Berkata Sayyidi Habib Umar, 'bagi orang-orang perempuan yang ingin memiliki irtibath denganku, maka jangan tinggalkan baca: Kitab Adab Sulukil Murid dan Nasoihud Diniyah wal Washoya al Imaniyah' (keduanya adalah kitab karya Imam Abdullah bin Alwi al Haddad)
78. niat menyayangi semua anak kecil
79. menghormati pada setiap orang tua
80. memaafkan setiap orang setiap hari seperti yang dilakukan Abu Dhom-dhom
Dan kita niatkan juga, sebagaimana Abu Dhom-dhom memaafkan orang setiap hari sehingga Allah tuliskan dirinya sebagai orang ahli surga, kita berharap mengikuti jejaknya sehingga Allah akan bersamakan kita di dalam surga.
81. niat ber-mushofahah/salam-salaman setiap selesai sholat subuh dan asar berjamaah
82. sholat jamaah setiap sholat fardhu dan setiap hari
83. melakukan puasa yang baik dan benar seperti yang sudah dicontohkan Rasulullah Saw.
84. merenungi dan memahami makna ayat-ayat al Qur'an 
85. menghadiri setiap majelis ilmu, terutama di bulan Ramadhan
Dalam satu kitab disebutkan, "1 majelis di dalam bulan Ramadhan nilainya lebih afdhol daripada 1000 majelis di luar bulan Ramadhan."
86. senantiasa membawa siwak
87. selalu menggunakan siwak saat baca Quran
88. menggunakan siwak saat sholat
89. menggunakan siwak setiap majelis
90. membaca niat belajar di setiap majelis
91. niat menghadirkan orang tua di setiap majelis
92. memberi tumpangan pada orang yang mau berangkat majelis
93. malam dan harinya kita untuk melakukan amalan yang dapat membawa kita lebih dekat kepada Allah
.
dst.

Terus muncul pertanyaan, "kenapa harus ditulis? apa harus nulis di kertas/buku? atau boleh nulis di hp/komputer?"
Kurang lebih, Ustadzah Niina menjawab, sebenernya nggak harus ditulis, yang wajib itu kan kita niat di dalam hati, tapi tuluung, kita ini orang yang mudah lupa, jangankan niat kita kemarin, niat-niat di atas yang baru aja kita baca aja kadang udah nggak inget. :') Nah, makanya penting sekali untuk kita nulisin setiap niat baik, terserah mau nulis di manapun, di hp, di buku, laptop, dll. 

Terakhir, jangan kita jadi orang yang rugi karena meninggalkan amalan se-ringan ini, yaitu menuliskan niat di dalam bulan Ramadhan.

اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا خَيْرَ مَا عِنْدَكْ لِشَرِّ مَا عِنْدَنَا
اَللَّهُمَّ يَا مَنْ وَفَّقَ أَهْلِ الْخَيْرْ لِلْخَيْر وَ اَعَانَهُمْ عَلَيْهْ
وَفِّقْنَا لِلْخَيْرْ وَ أَعِنَّا عَلَيْهْ وَ تَقَبَّلَ مِنَّا..
Allahu a3lam

Komentar

  1. MaasyaAllah Taabarokallah terima kasih atas ilmunya yg dibagi kak

    BalasHapus
  2. Masyallah manfaat sekali, syukron jazakillah khair sharingnya kak

    BalasHapus
  3. BarakaAllahufikum teruskan menulisnya, Semoga barakah biiznillah fi khairin wa lutfin wa afiyah

    BalasHapus
  4. MashaAllaaab indah Elleeen 💛

    BalasHapus
  5. MasyaAllah..
    inshaAllah menjadi amal jariyah buat Ellen ❤️

    BalasHapus
  6. Jazaakillah khair Kak Elen. Allah yubaarik fiik

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menuntut di Akhirat atau Memaafkan? (Edisi HBH 2025)

Cerita Random: Nostalgia Momen Lebaran