Positive Mind
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahi Rabbil 'alamin.
Allahumma shalli wasallim 'ala sayyidina Muhammad, wa 'ala aalih washohbih.
Sebuah entri singkat untuk hari ini, eln ingin menulis tiga contoh....
Sumber: http://assets.kompasiana.com/items/album/2019/06/24/mact-5d10f7ce097f361b22654d02.jpg
Ketika kita mendapati kondisi seperti gambar tersebut, kira-kira apa yang akan terbesit di pikiran atau ucapan kita?
"macet"..."stuck"...dan lain sebagainya..
Nah, di sini salah satu teman pernah menyampaikan nasihat dari Ustadzah Fatimah (dari Balikpapan) yang kurang lebihnya; agar kita mengubah kata "macet" menjadi kata-kata yang lebih positif, misalnya "full" atau "penuh". Kita hindari kata "macet" dan ganti dengan kata "full / penuh" sambil diniatkan agar rezeki kita pun selalu penuh, full, dan nggak macet-macet.. InsyaAllah fii khair wa luthf wa 'afiyah..
Berikutnya, berlatar di masjid kampus USM, saat itu eln lagi jalan sama salah satu teman majelis, namanya kak Oca. Karena matahari udah mulai terik, otomatis lantai pelataran masjid juga mulai panas, eln denger dengan jelas kak Oca bilang, "Allahumma ajirna minannaar" (ya Allah, jauhin kami dari api nerakaMu), masyaAllah... kak Oca ndak bilang "aduhh panasnya", "panas banget", atau lain sebagainya, melainkan kak Oca justru doa agar terhindar dari api neraka... Kok bisa sampe neraka segala? Iya, hehe.. cuaca yang panas di bumi aja kita terkadang udah ndak kuat rasanya, apalagi panasnya api di neraka, yang bahkan disebutkan adzab paling ringannya di neraka adalah akan dipakaikan sandal dari api neraka, yang mana bisa membuat otak mendidih, wal'iyadzubillah. Makanya kita berlindung pada Allah, kita berdoa agar kita jangan sampe 'dicicipin' panasnya neraka kelak di hari kiamat.. aamiin yaAllah... :')
Terakhir, eln pernah dapat cerita juga dari guru kami, Ustadzah Niina Al Munawwar. Beliau bercerita, pernah suatu hari di Daruzzahra, Tarim saat sedang ada dars bersama salah satu Hubabah, tiba-tiba listrik padam. Di saat semua banat daar menjerit, Hubabah justru mengangkat suara dengan doa : "Allahumma nawwir quburuna yaAllah.." (Ya Allah, terangi kubur kami kelak)...
Ya Allah, dari tiga kisah di atas, bahkan mungkin kita aja nggak pernah kepikiran sampai situ ya, tapi masyaAllah, Allah hadirkan hikmah dan pelajaran dari orang-orang spesial yang dari pemikirannya bisa mengingatkan kita tentang akhirat, setiap ucapan dan perbuatannya mengandung banyak hikmah, bahkan dengan memandang mereka saja bisa mengingatkan kita kepada Allah.. :')
Maka, semoga yang sedikit ini bisa kita ambil manfaatnya, bisa membuat kita belajar 'memperbaiki' kata-kata negatif yang sering keluar dari lisan atau pikiran kita menjadi kata-kata yang lebih positif lagi, dan Allah karuniakan kita mampu memahami hikmah atas setiap yang terjadi dalam hidup kita.. insyaAllah fii khair wa luthf wa 'afiyah.. Aamiin.
Allahu a'lam.
Sebagai penutup, ada quotes dari kenalan eln.. hehe..
"A positive mind will always give you a positive life"
-Syarifah Hanina Al Musawa-
Komentar
Posting Komentar