Semarang Rasa Tarim
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh..
Alhamdulillahi Rabbil 3alamin..
Allahumma shalli wasallim 3ala sayyidina Muhammad, wa 3ala aalih, wa shohbih..
Alhamdulillah, setelah sekian lama vakum dari dunia blogspot, inshaAllah eln ingin kembali menulis, dan mendapatkan manfaat di sini.. Tentunya dengan judul blog yang baru, yang inshaAllah bisa membuat eln terkhusus, jadi lebih semangat.. Yuupss..
"Semarang Rasa Tarim".
Barangkali di antara sahabat sekalian ada yang bertanya-tanya..
Kenapa harus memilih judul itu?
Apa hubungannya Semarang sama Tarim?
Kenapa harus Tarim?
Kenapa harus Semarang?
Hehee..
Jadi gini..
InshaAllah, di zaman sekarang ini sudah banyak sekali orang yang mulai mengenal Tarim, bahkan tak sedikit juga yang bercita-cita untuk bisa berziarah di kota mulia ini, Tarim, Hadhramaut.. Begitu pula dengan eln..dan semoga Allah berikan yang terbaik untuk kita di suatu hari nanti..
Namun bagi eln, kota yang mana eln berada sekarang, tidak jauh berbeda dengan Tarim. Mulai dari kebiasaan wiridnya, majelis ilmunya, dan yang membuat kami teramat bersyukur, adalah keberadaan guru-guru kami yang dulu pernah belajar di 'Kota Seribu Wali', Tarim.. Di Semarang ini, Beliau mengajarkan kami ilmu-ilmu yang telah diperoleh dan dibawa dari Tarim.. Selain itu, Beliau, sebagian besar guru-guru kami di Semarang juga merupakan syarifah (sebutan untuk keturunan Rasulullah Saw.).
Pernah, di suatu malam di bulan Ramadhan, eln dengar siaran @nooraleeman di mixlr, channel di mana aktivitas hampir 24 jam di Dar Musthofa Tarim disiarkan. Saat itu, ahlu Tarim sedang melaksanakan khotmil Qur'an dan membaca fushul, awalnya belum 'ngeh' dengan fushulnya.. Tapi, malam berikutnya, kami yang di Semarang juga mengadakan khotmil Qur'an dan mebaca fushul. Rasanya yaAllah, jadi lebih khusyuk dan haru. Kayak, "YaAllah.. ini bacaan yang sama, yang juga dibaca di DM.. :')" Alhamdulillah atas setiap kesempatan dan kenikmatan ini. Semoga selalu Engkau tetapkan keindahan ini ke atas kami. Fii kher wa luthf wa 3afiyah.
Eln pernah mendengar maqolah yang sering di share di instagram.. (di ig tertulis bahwa Habib Umar bin Hafidz yang mengatakan, tapi Allahu a3lam, eln kurang faham.. Sumber: ig @albatuul__):
"Jika hati di Tarim, maka engkau semestinya berada di Tarim, meski jasadmu di Indonesia.
Tetapi jika hati tak kau hadirkan di Tarim, maka engkau tidak berada di Tarim, meskipun engkau adalah warga Tarim.."
Yaa Allah.. :')
Maka dari itu, kami pengeeen banget yaRabb, menjadikan Kota Semarang ini seakan-akan Kota Tarimnya Indonesia..
Semisal belum ditakdirkan ziarah, inshaAllah Allah akan berikan takdir yang lebih baik lagi.. Dan semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang dekat dengan Tarim, di mana pun kita berada. Fii kher wa luthf wa 3afiyah.
Allahu a3lam.
- Ellenia Annisa
Semarang, 15 Januari 2020
Berikut adalah 3 foto di Tarim dari sahabat eln, dan 1 foto terakhir editan dari eln.
Kota Semarang wa Ahlaha Tercinta




Komentar
Posting Komentar