Seputar Penulisan Wasiat


Bismillahirrahmanirrahim
Allahumma sholli wasallim 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbih.

Berikut ini, eln mau sharing pembahasan mengenai salahsatu hal yang merupakan adab sebelum tidur, yaitu menulis wasiat. Pembahasan ini disampaikan Ustadzah Niina AlMunawwar saat dars Telaga Ramadhan 10 di tahun 2026.
________________
Nabi Muhammad saw. bersabda,
((Tidak dibenarkan untuk seorang muslim untuk bermalam di dua malam, kecuali wasiatnya telah tertulis di sisinya (yaitu ditaruh di bawah bantal, sisi kanan))

Kemudian, ada salah satu sahabat bernama Abdullah bin Umar bin Khattab (Beliau punya julukan: syadiidul ittiba', yaitu seorang yang ugal-ugalan/ sempurna di dalam ngikutin Rasul saw). Beliau berkata,
"Tidak berlalu satu malam pun setelah Rasul saw. mengatakan itu, aku telah menuliskan wasiat hingga akhir hayatku"

Dikatakan pula, barangsiapa yang nulis wasiat, maka akan diberi kematian husnul khotimah.

Ada 2 hal yang perlu ditulis di dalam surat wasiat:
1. Kewajiban berkaitan dengan hak-haknya orang lain
Contoh: hutang (hutangnya orang ke kita, ataupun hutang kita ke orang lain), titipan, amanah orang.

Berkenaan dengan hutang, tulis secara detail (kapan hutangnya, ke siapa, berapa, sudah dicicil berapa, dll)

Disebutkan, bahwa orang yang meninggal jika ia masih punya hutang, maka ia 'tercekik' di dalam kuburnya sampai hutangnya lunas.
Maka, paling bagusnya, sebelum jenazah masuk ke kubur, semua hutang sudah ditunaikan.

2. Keutamaan
Keutamaan ini secara garis besar adalah amalan-amalan yang kita anjurkan untuk dilakukan oleh orang yang masih hidup kepada kita (si jenazah nantinya)

Di sini, Ustadzah Niina sebutkan beberapa amalan keutamaan yang bisa kita list di dalam surat wasiat:
1.) Kerjain sholat hadiah/ sholat unsul qobr Yaitu sholat sunnah 2 rakaat di malam pertama si jenazah masuk ke dalam kubur.
(Tuliskan juga tata caranya dengan detail, agar orang yang membacanya paham.)

Bacaanya:
Setelah membaca surah al Fatihah 1x, lanjut baca ayat kursi 1x, at Takatsur 1x, al Ikhlas 11x

Niatnya:
اللهم إني صليت هذه الصلاة و تعلم ما أريد
Allaahumma innii shollaitu haadzihis sholah wa ta'lamu maa uriid
أصلي صلاة هدية على....بن.... ركعتين لله تعالى
Ushollii sholaatu hadiah 'alaa ..... bin ..... (sebutkan nama mayit) rok'ataini lillaahi ta'aalaa

Doanya setelah sholat:
اللهم ابعث ثواب إلى قبر ..... بن ......
Allaahummab'ats tsawaaba ilaa qobri ..... bin ...... (Sebutkan nama mayit)

- Paling bagusnya dilaksanakan setelah maghrib
- Sholatnya dilakukan sendiri-sendiri, tidak dengan berjamaah

2.) Bacakan 'atiqoh sughro (yaitu bacaan pembebasan dari api neraka, tapi pembacaan yang kecil/ringan)

Bacaannya:
Subhaanallaah wa bihamdih 1000x
Kemudian baca:
اللهم اوصل ثواب ما قرأناه إلى.... بن....
Allahumma aushil tsawaaba maa qoro'nahu ila .....bin..... (sebutkan nama mayit)

- Bacaan ini boleh dibagi dengan berapapun orang

3. Pembacaan 'atiqoh kubro (pembebasan dari api neraka, dengan bacaan yang besar)
- Bacaannya:
Laaailaha illallah 70.000 x
- Bacaan ini boleh dibagi dengan berapapun orang

Bacaan ini sangat bisa 'membantu' keluarga mayit.
Misalnya kita mau baca juz-juz-an alQuran, kalau kita ada yang haid, kan ngga bisa.. Nah, maka bisa dibagi nih dengan membaca atiqoh ini,, tapiiii nominalnya juga harus pas.. Jadi, bener-bener dibagi, si A mau ambil berapa kali, B baca berapa kali, dst.

Hal seperti ini sangat berharga buat mayit.. Dan jangan khawatir, bahkan kita yang membaca pun akan tetap dapat bagian pahala.

4.) Baca surah al Ikhlas 100.000 x (jumlah ini adalah yang paling utama)
Atau boleh 1000 x, atau boleh 100 x, atau boleh juga 11x...
Dan bacaan ini juga boleh dibagi dengan orang lain.
(#FYI, biasanya dalam 1 menit, orang bisa baca surah al Ikhlas sebanyak 11x..)

5.) Untuk keluarga/ ahli waris mengeluarkan sedekah, dan hadiahkan pahalanya untuk mayit 
- Biasanya orang-orang kita akan ngeluarin beras, sebelum jenazah dibawa ke pekuburan.

6.) Bacakan surah Yasin selama jenazah masih ada
- FYI, bacaan ini nggak musti harus di deket jenazah, kita boleh juga baca di tenda.
Bahkan kalau di Solo, orang yang dateng takziah akan langsung dibagiin 1 juz Al Qur'an, kalau yang datang sedang haid, maka disuruh baca subhanallah wabihamdih 100x.

Jadi, usahakan jika kita takziah tuh jangan ngobrol sia-sia, ini ngga bisa ngasih manfaat buat jenazahnya.

8.) Jangan terlalu larut dalam menangis dan hindarilah niyaa7hah7 (teriak-teriak ngga terima)
Contoh:
''Kenapa meninggal, yaAllah...mamaaa", dll.

9.) Menutup kedua mata mayit
Biasanya mayit kalau meninggal kan matanya ke atas, karena mata itu biasanya 'mengikuti' ruhnya...

Biasanya kalau meninggalnya udah lama, misal se-jam, dua jam dan matanya belum ditutup, maka akan susah menutupnya,, nah, caranya, jempol kaki dan tangan kanan kiri ditarik. Nanti matanya akan bisa ketutup.

10.) Segera menunaikan wasiatnya
11.) Segera membayarkan hutangnya
Minimal kalau nggak bisa langsung dibayar, maka bilang dulu sama yang dihutangi.

Kalau yang dihutangi ngga datang ke penguburan, datengin dulu, sampaiin ke orang yang dihutangi,, misal, "ini bapak saya meninggal,, saya minta halalin dulu hutangnya bapak saya, maka turunkan hutang itu ke saya, nanti saya yang urus"

12.) Minta dimakamin di pemakaman yang terdapat orang sholeh
Misal kalau di Semarang, di Bergota (ada beberapa plot pemakaman orang sholeh di sana. Kalau ngga dapat, maka selagi di dunia, sholehkan diri kita..

13.) Sampaikan untuk melakukan sholat jenazah dengan minimal 3 shof
Terdapat keutamaan dari nabi, yang jenazahnya disholati dengan 3 shof, maka wajib baginya jannah/surga.
- FYI, walau jenazahnya laki-laki, maka perempuan tetap boleh menyolatkan... Tapi, utamanya yang wajib menyolatkan itu laki-laki. Hukum perempuan menyolatkan adalah fardhu kifayah...
- 3 shof itu majmu/ semuanya... 
- Jenazah kalau sudah dikubur tapi belum disholatin, harom.... Karna kewajiban kita sebagai muslim: memandikan, mengafani, menyolati, mengubur...

14.) Memintakan halal, maaf, ridhonya kalo ada salahnya.
Kalau ada yang belum diselesaikan, bisa sampaikan ke ahli waris/keluarga biar mereka yang selesaikan...
- FYI, jika ada jenazah masih punya hutang, Nabi ngga mau menyolatkan.. "Kalian silahkan sholatin, saya ngga mau sholatin"
- FYI, tidak dianjurkan hutang kecuali dalam keadaan darurat di atas darurat..
Misal:
"saya kalau nggak hutang, ngga bisa makan," ✅
"saya hutang karna mau beli hp keluaran terbaru" ❌
- FYI, seseorang boleh hutang kalau ia tau bahwa dirinya punya 'jaganan' (misal, saya nanti akan bayar pake gaji, dll..), jadi ia tau akan bayar pake apa.... Kalo ia gatau, maka tidak boleh, karna ia seperti mencuri haknya orang.
- Jadi orang yang mau menghutangi pun harus tau, orang itu mau hutang untuk apa, nanti bayarnya pake apa... Jadi, sebenarnya kalau ada yang nggak mau minjami tuh bisa jadi dia 'sayang' sama kita..

20.) Memintakan untuk memberi kesaksian baik atas mayit tsb.
- Misal, "saya bersaksi bahwa mayit ini adalah orang yang baik"
- Jika ada 4 orang yang bersaksi baik, maka jenazah dapat surganya Allah

21.) Tidak langsung meninggalkan kubur kecuali setelah 1 jam.
- Di sana kalau mau baca al Quran boleh, cerita hikayat org sholeh boleh, dll. Karna setelah jenazah dikubur, mereka langsung ditanya sama malaikat. Jadi, supaya kita bisa ikut 'meringankan' mereka..

22.) Bagi perempuan, jangan ikut mengantarkan ke kubur, cukup ziarah (setelah jenazah dikuburkan).
Karena hatinya perempuan itu nggak se-bakoh laki-laki, walau perempuan tersebut menjanjikan, "nanti ga nangis kok", tapi tetap tidak boleh.
______________
#NB:
Wasiat pun juga perlu diperbaharui, misalnya hutang sudah lunas, dll.

Wallahu a'lam..
_____

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menuntut di Akhirat atau Memaafkan? (Edisi HBH 2025)

Cerita Random: Nostalgia Momen Lebaran

Berniat di Bulan Ramadhan