Kunci Husnul Khotimah
Bismillahirrahmanirrahim
Allahumma sholli wasallim 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbih.
Kali ini eln mau share sedikit tentang ceramah Ustadza Niina AlMunawwar kemarin di daerah Saninten, Banyumanik.. hehe..
Kunci/ cara agar orang yang meninggal bisa sukses di akhiratnya (husnul khotimah) itu cuma ada 2..
1. Berdoa kepada Allah
- boleh pakai bahasa apapun, tapi afdholnya:
يا الله بها يا الله بها يا الله بحسن الخاتمة
YaAllah biha, yaAllah biha, yaAllah bi husnil khotimah
Barangsiapa mengucapnya 3x dalam 1 hari (waktunya bebas), maka insyaallah ia akan dikaruniai akhir hidup yang baik (husnul khotimah)
2. Berusaha menjadi orang yang baik
Orang yg baik itu bisa dimulai dari:
1.) Wajahnya baik
= Wajahnya senyum, lebih baik lagi kalau ditambah ngajak salaman dan nyapa/ucap salam (tapi khusus ke sesama jenis, bukan ke lawan jenis).
2.) Berusaha mengeluarkan ucapan baik
Kadang ada masanya kita kesel sama anak, kesel sama orang, tapi.. jaga ucapan kita..
Kita nih sering lupa kalo yang bisa membuat kita bicara adalah Allah.. Allah kasih lisan (lidah)... Lisan ini artinya bukan mulut. Tapi lisan adalah lidah.
Allah kasih kita 2 'pagar' untuk lisan, supaya kalo mau bicara tu dipikir dulu,, nah pagarnya lisan adalah gigi dan mulut.
Kata Nabi,
((Sebelum kamu ngucap, coba dirasain dulu kalo kamu mendapat kalimat ini dari orang lain kepada dirimu bagaimana perasaanmu?)) (او كما قال)
Kalo kita tau ucapan yang akan keluar ini nyakitin, ya ngga usah diucapin.. kan kita juga nggak mau orang lain ngucap gitu ke kita.
3.) Jaga pandangan mata
Saat melihat orang lain mendapat nikmat.. jangan iri, tapi kirimin doa, "ya Allah tambahin nikmat buat dia"
Jangan bikin pandangan yang nggak seneng melihat orang dapat nikmat, hasud, iri, dll.
4.) Berusaha punya hati yang baik
Karna hati adalah modal kita satu-satunya untuk kembali kepada Allah.
Ngendikan Ustadzah.
Jadi orang baik itu nggak perlu 'berilmu'... Kalo mau jadi orang baik itu cuman perlu 1... Punya hati..
Sama anak, sama suami, sama tetangga... Pakailah 'hati' untuk bermuamalah sama semua, nanti Allah yang akan mudahkan kita untuk menjadi orang baik..
Tebar kebaikan pada siapapun juga.
_________________
Orang kalau udah meninggal, nggak bisa ngapa-ngapain, nggak bisa lagi lisannya berucap, nggak bisa beramal, dll...
Tapi ia bisa lho panen pahala... Caranya:
1. Sedekah jariyah
Ini sedekah yang bisa 'panjang umur',,, sedekahnya cuman sekali, tapi pahalanya seterusnya (bukan cuma sampai mati, tapi hingga yaumil qiyamah).
Point utamanya adalah keikhlasan, nggak harus nominal besar.
Contoh:
Sedekah untuk bangun sumur, pondok, masjid, dll.
Bangun sumur itu kelihatannya hal duniawi, tapi ternyata itu bisa jadi pahala jariyah buat kita.
Bangun pondok, masjid,,, kan itu memang tempat untuk melakukan banyak ibadah, maka setiap ada yang sholat, ngaji, dll. di dalamnya, kita akan dapat pahalanya juga.
Terus, Ustadzah kasihtau,,
Salah satu sunnah Nabi: di dalam tas itu, sunnah untuk kita bawa uang.. karna kita gatau keadaan darurat apa yang akan terjadi.. kalau bawa uang, minimal kita akan ayem... Bukan buat apa-apa, namun hanya untuk jaga-jaga saja..
Zaman sekarang kan mungkin banyak orang yang anggep "ribet ah bawa uang, sekarang udah ada Qris, mbanking, cashless, dll." tapi tetep aja, 'bawa uang' itu disunnahkan.. Karna nggak semua hal itu bisa cashless.
Terus ada kisah,
Saat Ustadzah Niina umroh beberapa bulan yang lalu, Ustadzah lihat ada satu orang yang wajahnya tenang, ngademin banget lah.. Terus, orang di sebelah Ustadzah tu kenal sama Beliau.. terus orang itu cerita, "dia ni orang Malaysia.. dia ni punya pesawat pribadi, jadi kapanpun mau berangkat bisa, paling tinggal urus visa 1 hari, lalu berangkat.." wahh keren gituu yaa..
Lalu dilanjut, "tapi (dia bisa seperti itu tuh) ada ceritanya,, dulu dia hidupnya dalam keadaan kekurangan, tapi kemanapun dia pergi selalu bawa amplop.. walau ga banyak nominalnya, bahkan sampai sekarang pun masih dilakukan (walaupun sekarang Beliau udah kaya, dan mungkin nominalnya lebih banyak lagi)...dan Beliau itu ngga akan pulang, kecuali udah habis amplopnya dibagi-bagiin"
Di sini kita bisa belajar, Allah itu tidak pernah yukhliful mii'ad, Allah ngga pernah ingkar janji.. Sedekah satu dibalas 70, dan bahkan dilipatgandakan sesuai kehendak Allah, seberapapun yang Allah 'mau', buat orang yang 'nggak pernah hitung-hitungan sama Allah'..
Dia merasa, "Nggak masalah aku butuh, tapi ada yang lebih butuh untuk aku bantu", dan sampai sekarang pun bahkan 'dunia' ada di bawah kakinya.
2. Ilmu yang bermanfaat..
Nggak harus jadi Ustadz, Ustadzah.. tapi kita kan punya anak, cucu, buyut... kalau kita masih mampu, jangan serahin urusan ini ke orang lain..ngajarin alif, alif dikasih coret di atas dibaca a, dikasih coret di bawah dibaca i, dikasih dhommah dibaca u, ajarin fatihah,, dll.. ajarin fatihah sampai ia tuntas 'di tangan' kita...
Karna ketika dia besar nanti, dia pasti akan sholat dengan baca fatihah yang udah kita ajarin, terus dia akan ngaji, dll. Maka selama itu juga kita akan dapat pahala bacaan dia.
Lalu, nanti anak kita punya anak, dia akan ngajarin anaknya lagi, dst... Maka, pahalanya akan terus sampai ke kita..
3. Anak sholih sholihah yg mendoakan orangtuanya
Bacain tahlil, kirimin fatihah, dll.
Setelah baca fatihah untuk orangtua kita, jangan lupa kirimin juga buat muslimin muslimat, mukminin mukminat..
kalau kita sebut nama orang secara khusus, maka pahalanya akan nyampe ke dia utuh.. tapi kalau kita kirim buat muslimin muslimat mukminin mukminat, ibaratnya pahalanya ada di satu nampan terus buat dibagi-bagiin ke mereka semua..
Kenapa hanya muslimin muslimat mukminin mukminat? Ya karna kalo kita doa buat yang non muslim, percuma, nggak akan sampai..
Allahu a'lam...
او كما قال
Komentar
Posting Komentar